Ku. Termangu menatap mimpi
Dimana tersungging senyummu dan aku
Ya. Tentu sarat kata bahagia, urai makna cinta
Dahulu tak kusentuhkan sedikitpun bibir ini
Di air jernih pualam hatimu
Namun kini
Rindu aku mengecup manisnya madu kasihmu
Untuk sekerat kalbu tak membiru
Atau segenggam harap yang meradang gejolak cintaku
Putih memang dermaga itu
Rinai memang gelombang itu
Sebias pandang cukup jelaskan arti kita
Tuk mendekap segala asa dan rasa luar biasa
Yang ganasnya lebihi ombak
Atau kerasnya lebihi karang
Sebab cinta kita hanya ada pada tingginya mercusuar
Dan hanya bintang
Yang sanggup sentuhkan sinar keabadian
Atas janji dan indahnya perjalanan
Duhai cinta
Agungmu pesonakan kerontangnya jiwa
Sahajamu priyaikan ikrar sederhana
Akankah dongeng seribu bidadari setia
Tuk menjaga cinta kita
Putih abadi dalam mutiara yang nyata
Senin, 26 Desember 2011
Langgan:
Poskan Komentar (Atom)

0 komentar:
Poskan Komentar